Persebaran Hutan di Dunia
1.
Hutan
basah/ Hutan Hujan Tropika
Ciri-ciri bioma hutan basah antara
lain :
1. Curah hujan
tinggi dan merata sepanjang tahun (200 - 225 mm/tahun)
2. Sinar
matahari sepanjang tahun
3. Perubahan
suhu relarif rendah
4. Dasar hutan
basah dan lembab
5. Pohon-pohon
rapat, membentuk kanopi (payung), gelap sepanjang hari, dan hijau
sepanjang tahun (ever green)
Lingkungan
Biotik:
Ø Flora: terdapat beratus-ratus spesies tumbuhan yang heterogen. Pohon-pohon utama seperti cendana dan pohon besi mencapai ketinggian
20-50 meter. tumbuhan khas yang terdapat di sini yaitu tumbuhan liana (tumbuhan
yang menjalar) seperti rotan dan tumbuhan epifit (tumbuhan yang menempel) seperti anggrek, tumbuhan paku.
Ø Fauna: hewan yang hidup di siang hari (diunal) seperti orang utan dan hewan
yang hidup di malam hari (nokturnal) seperti burung hantu, macan tutul, dsb.
Persebaran hutan basah
terdapat di daerah tropika meliputi semenanjung Amerika Tengah, Amerika
Selatan, Afrika, Madagaskar, Australia Bagian Utara, Indonesia dan Malaysia. Di
hutan ini terdapat beraneka jenis tumbuhan yang dapat hidup karena mendapat
sinar matahari dan curah hujan yang cukup.
2.
Hutan Musim Tropika
Bioma hutan musim tropis terdapat pada daerah-daerah yang mengalami pergantian musim kering dan musim penghujan yang sangat jelas. Hutan musim tropis mempunyai biomassa yang lebih rendah daripada hutan hujan tropis. Hutan musim tropis juga memiliki struktur berlapis-lapis yang terdiri dari lapisan atas (kanopi), lapisan tingkat, dan lapisan dasar dengan ketinggian pohon dapat mencapai 35 meter.
Ciri-ciri :
1.
Ketinggian
pohon 15 - 35 meter
2.
Cabang pohon
mulai tumbuh saat pohon masih rendah
3.
Sebagian
sinar natahari dapat mencapai tanah
4.
Dimusim
panas, pohon menggugurkan daunnya (meranggas) untuk mengurangi penguapan
5.
Dimusim
penghujan, daunnya lebat
Lingkungan Biotik :
Ø Flora: didominasi oleh pohon jati, pohon angsana, dan pohon karet
Ø Fauna: rusa, kijang, babi hutan, dan harimau
Persebaran hutan
musim tropis meliputi wilayah benua Amerika Tengah, Afrika Selatan, Asia Timur, Australia, India, dan
Indonesia (Jawa, Sumatera, Sulawesi)
3.
Hutan Gugur
Ciri khas dari bioma hutan gugur adalah tumbuhannya pada waktu musim
dingin, daun-daunnya meranggas/berguguran.
Ciri-ciri:
1. Curah hujan
merata yaitu 7.500-10.000 mm/tahun
2. Mempunyai
empat musim (panas, dingin, gugur, dan semi)
3. Terletak di
wilayah sub tropis 23,5 derajat Lu dan LS
4. Pada musim
panas: radiasi matahari cukup tinggi, curah hujan tinggi, dan kelembaban
tinggi.
5. Menjelang
musim dingin: radiasi matahari mulai berkurang, suhu dan kelembaban mulai
turun. tumbuhan sulit mendapatkan air, sehingga warna daun menjadi merah dan
cokelat hingga akhirnya berguguran (musim gugur).
6. Musim dingin:
tubuhan gundul (tidak berdaun), daun tidak mengalami fotosintesis, dan beberapa
jenis hewan melakukan hibernasi (tidur panjang).
7. Menjelang
musim panas: suhu naik, salju mencair, dan tumbuhan mulai berdaun (musim semi).
Lingkungan Biotik :
Ø Flora: bunga
sakura, bunga nasional negara Kanada, bambu, palem, pakis, dan eucalyptus.
Ø Fauna: serangga,
burung, bajing, rakun, kiwi, dan tasmania.
Penyebaran hutan gugur dapat dijumpai di wilayah Amerika Serikat, Kanada,
Eropa Barat, Asia Timur dan Chili.
4. Hutan Hujan Iklim Sedang
5. Taiga
Hutan taiga di Alaska yang didominasi (homogen) oleh pohon
cemara.
Bioma ini kebanyakan berada di
wilayah antara subtropika.
Ciri-ciri:
Ciri-ciri:
1. Perbedaan suhu pada musim panas dan
musim dingin sangat tinggi.
2. Pertumbuhan
tanaman terjadi pada musim panas (3-6 bulan).
3. Tumbuhan/pohon
yang seragam (homogen).
Lingkungan Biotik :
Ø
Flora : pohon berdaum jarum/konifer seperti
pohon pinus merkusi, cemara. Berdaun
jarum disini yaitu pohon membentuk seperti jarum jika dilihat dari kejauhan.
Ø Fauna: beruang hitam (grizily),
tupai, burung-burung yang bermigrasi, rusa kutub, dan serigala.
Persebaran bioma hutan taiga tersebar di
daerah Skandinavia (Eropa
Utara),
Rusia,
Siberia,
dan Alaska.
6. Padang Rumput
Padang rumput (Stepa)
Ciri-ciri bioma stepa:
1. Terdapat di
daerah peralihan antara iklim basah (hummid) dan iklim kering (arid)
2. Curah hujan
anatara 50 - 100 mm/tahun
3. Curah hujan
relatif rendah dan tidak teratur
4. Porositas
(air yang meresap ke tanah) dan drainase (pengairan) kurang baik sehingga
tumbuhan sulit mengambil air
Lingkungan Biotik:
Ø Flora:
tumbuhan yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang porositas dan
drainasenya kurang baik yaitu tumbuhan rumput. Ketinggian
rumput yang hidup di wilayah stepa memiliki ketinggian 0,6 - 1,2 meter.
Ø Fauna: hewan
yang hidup di wilayah stepa antara lain kelinci, bison, mustang (kuda liar), serigala,
domba, dan kanguru.
Persebaran bioma
stepa terdapat di wilayah Hongaria (Puzta), Kanada (Great Plains), Amerika
Selatan (Pampa-Argentina), Rusia (Siberia), Amerika Serikat (Praire),
Australia, dan Selandia Baru.
Bioma sabana adalah Padang Rumput
yang diselingi oleh gerombolan Semak dan Pohon. Berdasarkan jenis tumbuhan yang
menyusunnya sabana dibagi menjadi dua jenis yaitu sabana murni (satu jenis
tumbuhan) dan sabana sampuran (campuran jenis tumbuhan).
Ciri-ciri bioma sabana:
Ciri-ciri bioma sabana:
1.
Terdapat
di daerah khatulistiwa (iklim tropis).
2.
Curah
hujan anatara 100 - 150 mm/tahun.
3.
Curah
hujan sedang dan tidak teratur.
4.
Porositas
(air yang meresap ke tanah) dan drainase (pengairan) cukup baik .
Lingkungan Biotik:
Ø
Flora:
rumput, semak, dan pepohonan dengan ketinggian maksimal 4 meter.
Ø
Fauna: gajah,
jerapah, zebra, kuda nil, singa, cheetah, dsb.
Persebaran
bioma sabana terdapat di Afrika, Amerika Selatan, Australia, dan Indonesia
(Nusa Tenggara).
7.
Tundra
Hutan lumut banyak ditemukan di lereng gunung atau pegunungan yang berada di atas batas kondensasi uap air ( > 2500 mdpl) disebut hutan lumut karena vegetasi utama/yang khas dalam bioma ini adalah tumbuhan lumut yang tumbuh tumbuh di tanah dan bebatuan.
Ciri-ciri:
1.
Radiasi energi
matahari sangat sedikit
2.
Musim dingin
sangat panjang dan gelap (9 bulan)
3.
Musim panas
berlangsung cepat (3 bulan), ;pada musim inilah vegetasi mulai tumbuh.
Lingkungan Biotik:
Ø Flora: vegetasi yang dominan di bioma tundra adalah
lumut dan jamur.
Ø Fauna: muskoxem (bison kutub), reinder/caribau (rusa
kutub), pinguin, dan singa laut.
Bioma ini terdapat di kawasan lingkungan kutub (artik/ Kutub Utara dan antartika/ Kutub Selatan).
8.
Gurun
Ciri-ciri
bioma gurun :
1. Curah hujan sangat rendah, +/- 25 mm/tahun
2. Evaporasi (penguapan) tinggi dan lebih cepat daripada
presipitasi (hujan)
3. Kelembaban udara sangat rendah
4. Perbedaan suhu udara siang dan malam sangat tinggi
(siang 45'C malam 0'C)
5. Tanah pasir sangat tandus karena tidak dapat
menampung air
6. Tingkat deflasi tinggi
Lingkungan
Biotik:
Ø Flora: tumbuhan yang dapat beradaptasi dengan
lingkungan yang kering (xerofit) seperti kaktus, pohon korma, dan zaitun
Ø Fauna: hewan besar yang mampu menyimpa air seperti unta,
sedangkan hewan kecil hanya aktif pada pagi dan malam hari dimana pada siang
harinya bersembunyi di lubang-lubang seperti ular, tikus, kadal, dan serangga.
Persebaran bioma gurun banyak terdapat di
wilayah benua Afrika Utara (Sahara) , Amerika Utara (Great Basin), Austalia
(Gibson), Asia (Takla Makan), dan Indonesia (Parangtritis).








Tidak ada komentar:
Posting Komentar